
“Berhentilah mengadakan demo tandingan, sebab tidak berefek apa-apa, dan
hanya buang-buang uang,” kata menteri keuangan di era Orde Baru itu, di
Jakarta, Minggu (4/12/2016).
Apalagi menurutnya, demo tandingan tidak akan bisa sebanding dengan Aksi
Bela Islam yang lahir karena panggilan yang genuine, bukan panggilan
rekayasa atau komersil.
Fuad menambahkan bahwa secara de facto suka atau tidak, tokoh umat Islam yang lebih didengar sekarang ini adalah Habib Rizieq.
Karena menurutnya, selama ini Habib Rizieq konsisten dan tidak mengejar jabatan untuk pribadinya.
“Sukses Aksi Bela Islam 3 yang berjalan aman, damai, tertib bersih dan
bahkan indah membuat banyak pihak simpatik,” katanya, seperti
diberitakan RMOL.
Suksesnya Aksi Bela Islam yang diinisiasi oleh Rizieq menurutnya
diharapkan bisa menjadikan introspeksi tokoh-tokoh islam terkemuka agar
lebih sensisitf terhadap aspirasi umat Islam. [beritaislam24h.net / psi]
0 Response to "Aksi 412 Disebut Hanya Buang-Buang Uang, Kenapa?"
Post a Comment